Seni Mobil Louis Vuitton

Louis Vuitton‘);” width=”70″ border=”0″ height=”52″ hspace=”2″>Louis Vuitton‘);” width=”70″ border=”0″ height=”52″ hspace=”2″>

Senin, 7/7/2008 | 09:07 WIB

Banyak orang mengenal Louis Vuitton melalui tas tangannya. Padahal, sejarah panjang produk mewah barang kulit itu sejak lahirnya selalu berhubungan dengan menyediakan tas dan koper untuk bepergian. Di dalamnya, tentu saja bepergian dengan mobil.

Sejarah lebih 100 tahun produk kulit itulah yang dimunculkan dalam pameran ”Louis Vuitton-The Art of the Automobile”. Ada 19 kotak dan koper buatan Louis Vuitton dipamerkan di depan toko terbaru Louis Vuitton di Pacific Place, Jakarta, tanggal 3-28 Juli 2008, yang terbuka untuk umum. Pameran ini menandai dibukanya toko terbaru Louis Vuitton di Jakarta yang mengkhususkan diri pada barang kulit.

Toko ini didesain memiliki bag bar, dengan meja panjang dan kursi tinggi, di mana pelanggan bisa duduk seperti di meja bar. ”Idenya adalah dari Distrik Ropongi di Tokyo. Distrik itu adalah daerah hiburan yang memiliki banyak bar,” kata General Manager Louis Vuitton Brice Baudoin dalam percakapan Kamis (3/7) siang.

Tentang pameran kotak dan koper Louis Vuitton, Jakarta adalah persinggahan pertama untuk pameran yang berhubungan dengan mobil. Baudoin mengakui, ini juga menunjukkan semakin pentingnya Indonesia sebagai pasar Louis Vuitton.

”Memang sekarang ekonomi sedang tidak menentu, tetapi kami berpikir jangka panjang. Tentu tidak semua orang dapat memiliki Louis Vuitton, tetapi mereka yang membeli tahu bahwa mereka melakukan investasi jangka panjang. Ada yang datang ke toko kami dengan produk yang dia beli 10 tahun lalu dan dia tetap merasa puas. Ada juga yang mendapatkan dari ibunya,” kata Baudoin.

Kesembilanbelas koper dan kotak yang dipamerkan berhubungan dengan perjalanan, karena sejak awal Louis Vuitton selalu menyediakan produknya untuk mereka yang bepergian dengan penuh gaya. Maka, sejarah kotak dan koper Louis Vuitton berhubungan dengan sejarah mobil itu sendiri. Vuitton selalu membuat koper dan kotak berbahan kanvas yang didesain mengikuti bagasi mobil atau ditaruh di atas mobil.

Tiap kotak dan koper dipikirkan dengan sangat detail, selain mengikuti selera pemesannya juga memastikan tahan cuaca (air hujan dan debu) dan disesuaikan kebutuhan.

Misalnya, ada kotak khusus berisi peralatan makan untuk piknik yang berasal dari tahun 1910. Di dalamnya ada cangkir, gelas, sendok, garpu, pisau, termos, dan tempat makanan dari logam yang memuat barang itu secara persis. Ada juga kotak monogram kanvas yang didesain untuk menampung peralatan perbaikan mobil, kotak untuk membawa obat, hingga kotak dengan jam untuk di dashboard berisi alat tulis dan toiletries.

Barang-barang yang berasal dari museum Louis Vuitton ini memperlihatkan gaya hidup tertentu menuntut perlengkapan yang bukan cuma terlihat indah, melainkan juga harus memenuhi tujuan praktis dan dikerjakan teliti hingga ke detail.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: